Pages - Menu

6/18/2013

Would You Be My Travelmates?



Hola!!! :D Lama ga nge-blog nih ya. Terjebak nostalgia, eh. Terjebak oleh rutinitas yang selama hampir setengah tahun ini ga ada habisnya. Ummm. *mikir* *stag* .........

Rutinitas

Iyah, bicara rutinitas pasti ga lepas sama yang namanya sesuatu yang dilakukan berulang. Kadang suatu itu kita lakukan dengan tujuan jelas. Namun tak sedikit pula yang tak tahu tujuan apa yang kita kerjakan sehari-hari. Diulang yah, tidak tahu apa tujuan yang kita lakukan. TIDAK TAHU atau tidak MENGERTI?

Sering kali rutinitas itu dilakukan tanpa ada hasil. Contoh: Remedial fisika, setelah nilai rapot ada. For what? *ditabok Pak Ali* Banyak pula yang kemudian menjadikan sesuatu itu hanya menggugurkan kewajiban saja. Sekedar melakukan tanpa tahu. Hingga sampai pada titik dimana rutinitas itu menjadi suatu deadline yang tak kunjung habis. Oleh karena itu, bagaimana solusi agar keluar dari apa yang mengekang selama ini dan mencoba hidup dengan suasana baru serta pengalaman yang bakalan nambah tentuya.

Traveling. Opsi pertama dan mungkin satu-satunya terhadap permasalahan ketika kalian penat terhadap apa yang ada. Setiap orang pasti punya planning serta tempat yang akan dituju, terlebih untuk liburan ini. Begitupun gue. Pun gue udah ngerencanain ini dua bulan yang lalu, dan semoga terealisasikan. :"


Backpacker-an

Memilih liburan dengan gaya backpackeran tentu bukan suatu yang mudah, terlebih gue bakal pergi sendiri. Ya! Sorangan wae. Bukan tanpa alasan. Dengan backpacker-an, tentu lo dituntut untuk beradaptasi lebih cepat, dan menyesuaikan lingkungan yang bakal berbeda dan tentunya bakalan banyak kejutan disana. Terlebih, kali ini gue memilih berangkat tanpa orang tua. Membuat gue mau gamau. Yah, doyan ga doyan harus menyesuaikan dengan kondisi yang ada. Baik kondisi kesehatan selama perjalanan, makan dan budget terutama.

Ngomongin masalah budget, nah berhubung gue masih pelajar dan masih senantiasa didanai oleh pemerintah (re: orang tua) maka gue pengen neken seminimal mungkin baik dari transporatsi, makan, sampai ke maslah kecil. Banyak artikel yang gue baca dan alhamdulillah banyak ngebantu banget. Misal, masalah makanan. Lo bisa bawa abon! Makanan murah tapi awet banget! Nah nanti nasinya tinggal beli aja, 2rebu gituh. Lumayan banyak sih dapet ilmu-ilmu kayak gituan, pokoknya seminimal-minimalnya buat ngeluarin duit. Yang penting traveling itu, "Transport yang penting nyampe, tidur yang penting merem dan makan yang penting kenyang, halal!"

Menjangan
Lokasinya di Bali bagian Barat, deket sama Gilimanuk.


Mau kemana, Pau? Gue mau ke pantai. Gue mau berenang. Gue mau nyelem, SNORKLING BROH! :D Setelah diolah dari berbagai sumber, Menjangan lah jawabannya. Tempatnya keren, akses nya murah, asiklah. Disini pun kalian bisa berenang, entah snorkling, diving ataupun freedive diatas palung. PALUNG MEN! Sensasinya gimana tuh? 8-) Haha. Mungkin Karimun Jawa bisa juga, tapi agak lebih mahal jatohnya. Pun kalo high season kaya liburan gini pasti rame dan agak mahal. Strategi dagang broh. Sisanya kalian bisa cari sendiri bagaimana Pulau yang terletak di Taman Nasional Bali Barat itu.

Estimasi budget:

Krl Ekonomi Depok-Jkt : 2k
Kereta ekonomi JKT-Jogja: 90k
Kereta ekonomi Jogja-Banyuwangi: 90k
Nyebrang ke Gilimanuk: 6k
Naik angkot Gilimanuk-Banyu Wedang (dermaga ke Menjangan): 10k
Tiket masuk dan asuransi: 4k dan 2,5k
Nyewa kapal: 330k buat (shared cost 10 orang)
Nyewa guide: 100k (shared cost 10 orang)
Nyewa alat snorkling: 40k

*agak mahal di kereta JKT-Banyuwangi nya, karena terhitung 1April 2013 semua KA ekonomi ga ada tiket bediri dan pake AC. CMIIW.
*padahal kalo ga naik, dari JKT-Banyuwangi cuma 65k :''((
*masalah makan mah cari yang gocengan aja
*diusahain meminimalisir penginapan, jadi perjalan kereta JKT-Banyuwangi nya malem, jadi ga ngeluarin biaya buat nginep. Jadi sampe Gilimanuk pagi dan langsung ke Menjangan deh.
*Bisa juga baliknya cari tiket Banyuwangi-Solo atau Banyuwangi-Malang supaya bisa jalan-jalan lagih! Karena kalo ke Menjangan doang, lama dijalannya men. ;((

Nih, beberapa foto dari Menjangan:
Airnya Jernih


Pura di Pulau Menjangan

Jelly Fish

Di Tepi Palung Laut
Estimasi bawanya 500k paling, gamau bawa banyak-banyak ;(( kali aja disana kehabisan duit dan jadi gembel. Haha. Ohiya, utuk mempermudah segalanya, biar jalan-jalannya jadi enak, dan murah, kira-kira ada yang minat ga nih? Please banget, gue pengen ditemenin, kalo nanti gue dijalan diculik terus gabalik gimana? Seengkanya ada temen buat bantuin gue foto disana lah. Heheu.

Jangan lupa izin sama orang tua, pun alhamdulillah gue udah diizinin. :D Senang!


Terakhir, terserah orang mau bilang gue latah atau segala macem. Dengan ini, mudah-mudahan gue bisa belajar bagaimana hidup, bersosialisasi, menyambangi ke arifan lokal, mengenal bagaimana bangsa gue sendiri. Membuka cakrawala pribadi tentunya dan melihat bagaimana dunia ini, dengan utuh. Hidup ini teramat sebentar, tanpa kalian tahu bagaimana diluar sana. Lebih dari itu, bukan soal bagaimana suatu tempat itu, tapi bagaimana kalian menikmati tiap perjalan dan proses selama kalian mencapai itu. Enjoy your journey, not the destination!

"Karena Tuhan akan memberikan jalan, bagi orang yang ingin jalan-jalan"
-Mochamad Adis


Link tentang Menjangan:
http://wisata.kompasiana.com/jalan-jalan/2013/05/29/menjangan-island-nuansa-bali-dan-pesona-bawah-laut-dalam-satu-komposisi-564214.html

1 komentar: